E-Coaching…Bisakah?

This item was filled under [ Creativity ]

Hmm, di tulisan ini perkenankan saya untuk berbagi ide entah ini sudah ada atau belum, entah kreatif atau nggak. Yang jelas, ide ini muncul ketika saya jalan-jalan di kampus (tepatnya di fakultas tempat saya mengambil program studi kuliah). Nah, pada saat saya ketemu dengan salah satu dosen yang sedang beristirahat. Beliau mengeluhkan capek, lelah, lesu dan pokoknya keliatan dari wajah beliau karena ada mahasiswa yang bimbingan Tugas Akhir (tepatnya konsultasi skripsi gt lho)…cuma satu mah gak papa, masalahnya ada puluhan dan kadang sehari bisa antri kayak mau ngantre sembako buat konsultasi TA. Mahasiswanya??oke2 aja dan senang2 aja yang penting konsultasi beres. Dosennya??oke2 aja dan suka kalo ada mahasiswa yang bertanya. So, apa masalahnya? yang jadi masalah ternyata banyak dosen mengeluhkan banyaknya mahasiswa yang bimbingan dan tentunya menyita waktu. ya tho?lha sekali bimbingan aj kadang bisa 1/2 jam. Kalo sehari ada 20 orang berapa coba?belum ada injury time atau extra time? hehe…

Nah, kembali lagi yah sama cerita diatas. Setelah saya ketemu dengan beliau dan bercerita panjang lebar. Saya punya ide kenapa nggak buat sistem cerdas (expert system) yang mana khusus untuk bimbingan Tugas Akhir. Pastinya semua mahasiswa punya topik TAnya sendiri2 ya, mau bidang mata kuliah A, B, C ampe Z. Dari situlah peluang bagi kita (yang mahasiswa semakin terpuruk karena g bisa ketemu dosen favoritnya, wkwkwk), kita itu (maksudnya para engineer – programmer, maklum penulis berasal dr jurusanĀ  teknik jadi ngomongnya seputar teknik, right?)…peluang untuk membuat sistem yang mampu memberikan bimbingan secara online…begitu sederhanakah wahai penulis?emang ga dipikirin dulu sebelum posting di blog?hehe….ya kan cuma ide tho pakde?jadi nantinya saya punya ide besar entah siapa yang bisa merealisasikan ide ini.(kalo udah ada jadi malu deh :( @..) Expert system e-Coaching ini yang nantinya berperan sebagai pengganti dosen. (horeeee, yang bapak ibu dosen gak perlu pusing2 mahasiswa berjubel bimbingan)..

Jadi sistem ini kembarannya “knowledgebase” dan FAQ (Frequently Asked Questions)…hanya saja lebih canggih donx, namanya juga expert system…Yah, ini masih ide dasar lho ya, belum pengembangannya. Sebenarnya bagus juga kalo dikembangin melalui platform cloud computing. Jadi nanti bimbingannya sambil tidur atau minum kopi tubruk kan lebih ngguaya. Semua serba terintegrasi dengan platform mobile, desktop,web, dan semuanya bisa (dan harus bisa). Secara lebih jelas, sistemnya kayak gimana sih gambarannya. Karena saya juga bukan mahasiswa computing yang pastinya sudah diluar kepala masalah artificial intelligence, jadi saya berbicara dari sisi orang awam..

1. Sistem e-coaching yang lebih canggih ini mampu menyimpan database keilmuan sesuai dengan bidang kuliah yang diambil. Canggih?mana mas yang canggih?? jadi gini, sistemnya harus tau sesuai dengan urutan berikut :

KATEGORI [terpilih] –> SUB POKOK BAHASAN [terpilih] –> knowledgebase yang ada –> (expert system) –> hasil konsultasi

Contoh :

Azzam mahasiswa jurusan teknik industri, mengambil topik sistem informasi geografis. Kemudian dari topik ini di breakdown lagi sistem apa yang dikembangin, misal ada shortest path, decision support, informasi Point of Interest atau lainnya. Nah, paling banter masalah-masalah yang sudah ada paling cuma diganti tempat studi kasus penelitian. (hayoo ngakuuu, ya kan?). Kecuali kalo mahasiswa mempunyai topik yang benar-benar baru dan membuat suatu postulat atau hipotesis sendiri dan pure penelitian. Dari sub topik tadi nanti dijabarkan variabel-variabel penelitian yang dipakai, model konseptual pengembangan sistem, dasar teori, contoh implementasi, dan metode penyelesaian masalah. Jadi si mahasiswa udah tau gambarannya dulu, jangan koq belum belajar langsung tanya dosen banyak. Nanti fakultas punya peringatan “HANYA MAHASISWA yang BENAR-BENAR TIDAK TAU yang boleh bertanya sama dosen”. Dosen hanya sebagai fasilitator saja!kita yang harus kreatip, inisiatip, dan ekstensip.okey!

2. Sistem Terintegrasi dengan apapun (pakai platform internet).

3. Gabungan dari Expert System (ada Artificial Intelligence-nya), Decision Support System-nya (untuk hasil konsultasi), dan banyak lah pokoknya.

Intinya wahai rekan-rekan yang memiliki kemampuan hebat dalam coding dan membuat software. Mungkin ini aplikasi yang buagus untuk dikembangkan. Selain dapat fulus, juga bermanfaat bagi orang lain, akhirnya dapat pahala banyak dan akhirnya lagi masuk surga. Wuihh, siapa yang nyangka kan?makanya cepet2 dibuat System Development Step-nya. Mau pake model iterative, prototyping, spiral atau apa pokoknya jadi ya. Mau pake bahasa pemrograman java, php, perl, vb.net, delphi atau bahkan bahasa pascal juga gak papa. Intinya teruslah bersmangat, selalu meng-generate ide, dan jadilah agen perubahan sesuai dengan kemampuan.

Saya juga mohon maaf karena ini hanya ide saja dan untuk lebih detailnya bisa dikembangin sendiri dengan gabungan disiplin keilmuan. Tentunya sekarang lebih canggih dengan sistem kecerdasan buatan. BRAVO Programmer, BRAVO Idea Generator, BRAVO Indonesia.

Popularity: 3% [?]

Related posts:

  1. Tutorial Singkat Windows 7
Tagged with: [ , , , ]
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Comment