Google, Dulu dan Sekarang

This item was filled under [ Internet ]

Mungkin pembaca baru mengenal atau sudah mengenal Google sejak dahulu kala. Tapi saya yakin, bahwa saat ini siapa sih yang gak kenal sama Google? pasti orangnya agak tertinggal masalah teknologi. Nah, disini saya akan sedikit sharing dan mari kita flashback lagi. Google yang saat ini merajai dunia search engine, merajai dunia software dalam bidang web dan seabrek karya maupun inovasi-inovasi ternyata berawal dari sebuah kesederhanaan. Mungkin bagi yang di kuliah mendalami software engineering atau software design (khususnya design interface) pasti akan mengetahui bahwa desain website yang bagus adalah panel-panelnya dibuat semenarik mungkin dan sesuai dengan fleksibilitas, user experience, dan kenyamanan bagi pengunjung. Melalui susunan desain yang ciamik dan menawan, maka kemungkinan besar andalah pemenangnya. Ya, itu hanya pemikiran sempit saya dahulu. Sekarang saya memilih sudut pandang bahwa segala sesuatu dibuat se-minimal mungkin, se-elegan mungkin dengan tidak mengindahkan ilmu-ilmu kenyamanan dan pengalaman pengunjung ketika mengunjungi suatu website.

Oke, back to Google! jaman dahulu sampai sekarang, menurut pengamatan saya yang namanya website perusahaan biasanya kan bagus, penuh dengan animasi dan pokoknya warna-warni penuh gambar serta menu navigasinya yang kalau boleh saya bilang cukup komplek. Tapi kalo si Google, dari dulu sampai sekarang yang tetap aja sederhana, simple dan identik dengan logo GOOGLE yang warna warni. Akan tetapi, Google sampai sekarang mampu merajai sebagai salah satu perusahaan IT paling terkemuka di dunia. Awalnya hanya dari search engine, hingga saat ini banyak produk yang sudah dihasilkan. Dan produk-produknya menurut pengamatan saya sejalan dengan perkembangan zaman. Berikut ini analisis menurut saya pribadi mengenai logo Google yang berwarna-warni. Ini berarti bahwa Google memiliki segala aktivitas yang dinamis penuh dengan kreatifitas tanpa batas. Tidak saklek, dan penuh dengan keceriaan. Tapi dibalik itu semua, engineer-engineer nya dibentuk dengan kebebasan untuk berekspresi dan menuangkan segala curahan ide ke dalam whiteboard dan kantornya pun didesain dengan sangat elegan dan tidak membosankan. Benar-benar ini yang membuat saya senang dengan teknologinya Google (bahkan filosofi keseharian perusahaannya).

Pertama kali Google pada saat halaman pertama launching di internet, bisa dibandingkan dengan sekarang, berikut ini adalah gambar tampilan Google pada tahun 1997.

Dan lihatlah dengan tampilan Google sekarang:

Menurut Blog-nya Google di http://googleblog.blogspot.com/, menyebutkan bahwa

Google melakukan perbaikan melalui proyek-proyek yang dibuatnya dengan sebuah peningkatan baru terhadap pengalaman memakai GoogleHomepage (Halaman awal) Google memang dibuat klasik dan mungkin hanya diberi sentuhan-sentuhan sedikit sehingga terlihat fresh. Memang Google berfokus pada pengguna dimana tujuan pembuatan produk Google adalah konsistensi dan perubahan secara pelan yang mengacu pada tiga prinsip desain utama, yaitu fokus, fleksibilitas, dan kesederhanaan. Berikut ini adalah penjelasannya:
-
1. Fokus

Semua produk Google apabila Anda perhatikan, fokus pada bagaimana pengguna menggunakan produk atau layanan Google dengan lebih cepat dan tidak ribet. Misalnya ingin mencari peta, maka Google menggunakan navigasi yang menurut saya cukup simple, yaitu halaman petanya dan diatasnya terdapat form untuk pencarian lokasi. Ya, fokus Google adalah membuat Anda lebih cepat dan mudah sesuai dengan keinginan Anda sebagai pengguna. Tidak melihat layanan manapun, saya pribadi telah merasakan bahwa layanan Google memang cenderung sesuai dengan kebutuhan pengguna dan berdasarkan pengalaman-pengalaman pengguna pula, Google melakukan perbaikan dan peningkatan performa maupun tampilan layanan agar lebih mudah, cepat, dan efisien dalam pemakaiannya. Dengan perwarnaan yang menurut saya pribadi tidak membuat bosan, memang saya menilai Google membuat aplikasi yang tidak hanya high tech tetapi juga high touch dimana dalam pembuatannya sesuai dengan yang pengguna butuhkan. Sisi emosional pengguna mampu ditangkap oleh para engineer Google dalam mewujudkan aplikasi yang memang sederhana, elegan, tetapi sangat powerful.
-
2. Fleksibiltas

Menurut saya semua layanan Google memang fleksibel, dengan menggunakan tampilan yang mampu diakses dimanapun, baik dari komputer desktop, notebook, maupun mobile device dengan ukuran layar maupun resolusi yang berbeda-beda. Hal ini menunjukkan bahwa Google meningkatkan fungsionalitas yang sesuai dengan penggunanya tanpa mengorbankan kegunaan utamanya dan tetap mempertahankan pula kekonsistenan tampilannya baik ketika diakses di media manapun.
-
3. Kesederhanaan

Ya inilah salah satu filosofi yang saya sukai karena filosofi desain Google adalah menggabungkan kekuatan dan kesederhanaan. Google ingin tetap terlihat bersih dan tetap sederhana dalam tampilannya. Tetapi seperti yang sudah saya ulas diatas tadi bahwa dibalik kesederhanaan Google, terdapat kekuatan yang sangat powerful. Melalui teknologi HTML5, WebGL, dan teknologi web mutakhir memungkinkan Anda memiliki kebebasan dalam berselancar di dunia maya. Google Chrome pun menjadi salah satu browser yang menurut saya sederhana sekali tetapi memiliki kecepatan akses yang dibilang excellent.

Bagaimana menurut pembaca semuanya? setidak-tidaknya, ulasan dalam tulisan saya ini adalah memang banyak subjektifitas pribadi. Semoga bermanfaat bagi pembaca dan mengambil filosofi-filosofi ini sebagai bahan perenungan untuk perbaikan website kita pribadi, perusahaan atau bahkan diadopsi ke dalam kehidupan sehari-hari.

Popularity: 5% [?]

Related posts:

  1. Google Earth Builder
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Comment