Internet dan “Kita”

This item was filled under [ Internet, Life Story ]

Hmm, saat ini yang namanya internet sudah menjadi bagian dari diri kita, kebiasaan kita, bahkan udah dibawa-bawa ke pola hidup. Sekarang coba saya tanya ya..Siapakah yang tidak punya account email?acungkan jari ya. Oke2, udah, ternyata g ada sama sekali. Nah, lalu siapa yang udah punya account facebook? Wah, ternyata banyak juga ya. Oke-oke, yang terakhir, “Siapa yang tidak tahu tentang internet?”, wahhh, menghina sekali mas firman ini….haha…Ternyata saya perhatikan selama sekitar 8 tahun lalu ketika saya duduk di bangku SMP, internet masih jarang yang mengakses. Tapi alhamdulillah, sejak kelas 3 SMP dulu kalau pas sekolah pulang pagi pasti ngacir ke warnet. Apalagi kalo bukan browsing (pake IE yang masih agak jadul, Windows-nya aja 98), chatting (dulu ngetrend pake IRC, siapa sih yg g tau aplikasi IRC?hehe), download (selalu dan selalu IDM mania), dan yang terakhir “hacking” (ngusilin billing warnet, 3 jam cuma bayar 750, hehe, maaf yah mas/mbak).

Ternyata, internet saat ini sudah sangat berkembang dan buanyak sekali pemakainya. Saya sempet kaget ketika pulang kampung ke tanah kelahiran saya di Solo akhir-akhir ini. Yang namanya warnet mah udah agak sepi kayak dulu. Lhoh?kenapa koq sepi? lhawong kebanyakan udah pasang speedy, punya modem sendiri, ngenet di blackberry, atau tetap ngenet di warnet mania (“warnet lover”-red). Tak pelak, internet sudah menjadi kebutuhan primer malahan. Bangun tidur update facebook atau twitter, disekolah gurunya njelasin enakan BBM-an, atau chattingan, trus pulang sekolah ngenet, malemnya juga biasanya paling puncak “peak time”, banyak orang yang ngakses ke internet. Lalu, siapa yang tidak kenal sama “internet”? Nah, kali ini kita akan mencoba menelaah statistik data Internet Dunia tahun 2010. Luar Biasa! Saya ambil dari Telkomsel Kompasiana Blogshop. Silakan liat videonya ya :

Gimana, dahsyat bukan? tentunya internet telah mengubah wajah dunia dan wajah seluruh masyarakat dimana kita menjadi “netizen” yaitu citizen yang suka ngenet. Banyak sekali layanan-layanan internet yang benar-benar mengubah seluruh aspek kehidupan. Buktinya, sudah bukan hal baru lagi, jual beli sekarang pake e-Commerce dan media internet. Cobalah lihat FJB Kaskus, Amazon, eBay, dan lain sebagainya. Lha bayarnya? ooh, gak usah repot-repot. Pake aja Paypal, layanan internet sebagai gerbang rekening pembayaran masuk maupun pembayaran keluar. Lalu, yang namanya kangen sama orang, cukup menggunakan “Skype”, “YM Video”, atau layanan sejenisnya. Emm, kalau pengen ngobrol?Pake aja Yahoo Messenger, facebook, GTalk, dan lain-lain. Oke kalo gitu, kalau ingin lulus ujian? ya coba aj latihan soal-soal online ujian akhir, pasti banyak.

Nah, yang diatas masih sebagian saja, masih ada seabrek layanan internet yang belum disebutkan. Sudah banyak layanan-layanan yang memanjakan diri kita. Terkadang pula membuat kita menjadi malas. Inilah kita, yang sekarang hidup di era penuh teknologi. Mulai dari anak SD udah pegang hape, sampe bapak-bapak guru kita yang sudah mulai merambah facebook. Wahai rekan-rekan pembaca, antara “internet dan kita” boleh saya katakan tidak ada batas….tidak ada batas apapun baik waktu, tempat, maupun kontennya. Hanya saya memberikan himbauan kepada pembaca untuk memanfaatkan teknologi ini sebaik-baiknya, karena antara waktu dan ngenet sangatlah terasa sebentar. Iya kan? tau-tau udah pagi, tau-tau udah sore, pokoknya kalo asyik ngenet (chatting, browsing, download) biasanya lupa waktu. Manfaatkan internet untuk hal-hal yang baik, semisal Personal Branding menggunakan Blog (Jadi Blogger untuk mendongkrak popularitas), latihan berjualan di Forum Jual Beli, dan belajar untuk sedikit-sedikit membuat layanan internet. Siapa tau, rekan rekan pembaca menjadi pendobrak menggantikan Mark Zuckerberg dengan facebooknya, Matt Mullenwerg dengan wordpressnya, atau Larry Page dan Sergey Brin dengan Google-nya. Dan asal tau aja, mereka menjadi milyuner pada usia yang masih muda. Nah, sekarang saya mau tanya lagi nih yang terakhir, “Antara “Internet dan “Kita”, tinggal pilihan Anda mau seperti apa ??”. hehe..Dan saya nantikan, rekan pembaca menjadi pengganti Mark Zuckerberg atau Larry Page. Oke, tetap semangat kawan!

Ditulis di sore hari yang mendung, Bandung 30-03-2011

Firmansyah Wahyudiarto – Telkomsel Kompasiana Blogger

Popularity: 5% [?]

No related posts.

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Comment