Komputerisasi dan Hidupku
Sebelumnya mohon maaf bila postingan kali ini sedikit berbeda dengan postingan yang lalu. Sedikit ingin sharing mengenai perjalanan hidup selama kurang lebih saya masih diperkenankan menginjakkan kaki di bumi selama 22 tahun. Walaupun pengalaman juga masih belum ada, sedikit banyak cerita ini semoga bisa menginspirasi rekan-rekan semuanya. Yah, acapkali banyak diantara kita yang mempertanyakan akan kemampuan yang dimiliki diri kita sendiri apakah sudah sesuai dengan hati terkecil kita atau belum. Inilah yang menjadi inti dari tulisan ini, mengapa saya memilih jalur komputerisasi sebagai core kemampuan yang saya pelajari (dan kata orang tua saya, kemampuan ini mulai nampak saat umur 5 tahun meskipun masih abu-abu, hehe).
Ya, sejak dahulu di tingkat SMP, belajar merupakan salah satu hal yang menurut saya tidak mengasyikkan dan sejujurnya kurang suka. Keseharian saya ya dihabiskan untuk bermain-main saja (dari bermain tamiya hingga game komputer). Saat inilah saya tidak tahu apa-apa, yang saya tahu adalah hidup ini menyenangkan…yeah! Tetapi penilaian berbalik menjadi sebuah realita yang menjadikan persepsi saya salah besar. Saya tidak memiliki kelebihan dengan rekan-rekan saya, ketika mereka memiliki ranking kelas yang tinggi, memiliki wajah yang jauh lebih tampan, ayah ibu mereka yang alhamdulillah cukup berada, dan segudang kelebihan lain (itu menurut pengamatan saya). Mulai saat itulah saya mulai berpikir bahwa hidup ini adalah pilihan dan saya meyakini bahwa hidup ini harus dilandaskan berdasarkan sesuatu karena kita ikhlas dan memang menyukai hal yang kita lakukan itu. Bahkan terkadang fenomena ini yang kelak menjadikan habits (kebiasaan) di kemudian hari. Saat inilah saya mulai berpikir, dan terus berpikir, apa yang kelak bisa saya pegang sebagai nilai diferensiasi saya dengan teman-teman yang lain. Tentunya dari segi ketampanan saya kalah jauh, sisi finansial juga bukan orang kaya, bahkan untuk mencapai ranking 10 besar saja susah.
Berangkat dari permasalahan inilah, saya memulai untuk memilih sesuatu yang memang saya menyukai hal itu. Dan setelah 4 tahun saya mencoba mempelajari tentang diri saya sendiri, akhirnya saya memutuskan untuk memiliki kepeminatan (interest) di bidang teknologi komputerisasi. Memang inilah yang saya tempuh hingga saat ini dan memang saya menyukai hal itu bukan karena paksaan. Dari hati kecil saya, bahwa saya menemukan diri saya senang dengan hal-hal baru, senang dengan kata “belajar” (yang dulunya saya cukup antipati dengan belajar), dan tentunya semuanya yang berbau “teknologi”. Pencapaian ini ternyata cukup panjang, dan masih banyak hal-hal dan keinginan saya belum tercapai.
Pertama saya ketika mendaftar perkuliahan adalah memilih jurusan Teknik Informatika dan Ilmu Komputer. Tetapi Alloh berkehendak lain, hingga saya sudah hampir menyelesaikan studi strata di Jurusan Teknik Industri. Ada sebuah keunikan yang bisa saya ceritakan disini, bahwa interest di bidang komputer dan teknologi tidak menyurutkan saya untuk selalu belajar dan belajar meskipun tugas dan kewajiban saya di kampus saya sangat-sangat banyak. Sedikit sharing bahwa selama kuliah, saya setiap hari mengurangi waktu tidur hanya karena ingin mengoprek sebuah teknologi baru atau software yang belum pernah saya otak-atik. Meskipun core pendidikan saya di teknik industri, tapi jiwa saya yang sebenarnya masih ada dan bahkan lebih dominan. Inilah yang ingin saya bagikan kepada pembaca, bahwa setiap orang PASTI memiliki satu (atau lebih) sebuah kepeminatan dalam hidupnya. Dan uniknya, meskipun kita sedang sesibuk apapun, sedang dalam keadaan apapun, bila kita melakukan sesuatu yang menjadi interest dan kita menyukai hal itu, maka kita tidak akan pernah mengeluh. Saya bangga, saya senang, dan saya tidak mengeluh ketika harus berhadapan dengan ratusan kode-kode pemrograman padahal logika saya lemah. Tetapi SAYA MENYUKAI HAL ITU.
Meskipun cukup berat bagi saya karena mengupgrade IQ itu tidak mudah, tetapi karena memang saya sudah memilih sesuai dengan hati kecil, semuanya terasa enak dan ringan. Nah, sekarang saya berikan seluruh pilihan kepada pembaca semuanya. Hidup merupakan sebuah pilihan, dan tentunya Alloh telah membekali dengan hati serta pikiran yang sangat dahsyat agar kita mampu memanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Berikut ini sedikit kutipan dari Hermain Cain yang mungkin bisa direnungi.
Kesuksesan bukanlah kunci dari kebahagiaan. Sebaliknya, kebahagiaan adalah kunci dari kesuksesan. Bila kau menyukai apa yang kau lakukan dan merasa bahagia melakukannya, kau pasti sukses. (Herman Cain)
Akan tetapi, bilamana tidak ada usaha dan kerja keras dari dalam diri kita untuk mewujudkan apa yang menjadi keinginan sesuai dengan hati kita, maka hal tersebut adalah sia-sia. Bukankah telah Alloh tetapkan dalam Surat Ar Ra’d ayat 11 sebagai berikut:

[13:11] Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.
Nah, begitulah pembaca sekalian. Passion yang ada pada diri saya adalah mengenai teknologi informasi dan komputerisasi. Melalui inilah saya berusaha mengubah nasib saya agar lebih baik dengan senantiasa berusaha dan berupaya. Saya pribadi berharap dengan passion yang telah ditemukan, akan menjadikan arah yang pasti untuk akselerasi datangnya kesuksesan dalam hidup saya maupun pembaca sekalian. Lalu, bagaimana dengan passion pembaca? sudahkah Anda menemukan? Semoga Alloh senantiasa membimbing kita agar kelak memuliakan di dunia maupun di akhirat dengan kemampuan yang telah Alloh berikan kepada kita semua. Amin.
Sangatlah indah membagi milikmu yang paling berharga kepada orang lain. Dan kan kau dapati tak sedikit pun milikmu berkurang, melainkan semakin bertambah.
Popularity: 6% [?]
No related posts.






One Comment on “Komputerisasi dan Hidupku”
Tulisan yang menginspirasi mas, follow your passion and success can follow you,,