Materi motivation and time management
Oleh Firmansyah Wahyudiarto
1. Motivasi
Syahadat à syarat masuk islam
Konsekuensi:
a. “Laa ilaaha ilallah” dan “Muhammad Ar Rasulullah”
b. Kompetisi ( fastabikhul khairat )
“Dialah (Allah) yang menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji kalian, siapa diantara kalian yang terbaik amalnya…”(Al Mulk 2)
Persaingan amal antara Umar bin Khatab dan Abu Bakar (kisah nenek dan Perang Tabuk)
c. Menjalankan syariat agama Islam secara kaffah
Motivasi + Ibadah (doa) + Implementasi kontinu = Sukses
Ilmu à “Katakanlah: Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” (Az Zumar:9)
Rasulullah bersabda, “Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim laki-laki dan perempuan”
“Dan tidaklah Allah mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri merek a sendiri….” (Ar Ra’d : 11)
Memotivasi dilakukan dengan menulis capaian target dan progress report dalam tiap hari yang terakumulasi per bulan. Setiap point yang ditinggalkan harus mendapat iqob supaya lebih termotivasi.
1. Muraqabah
“Innallaha kaana alaikum raqiiba”. Sesungguhnya Allah senantiasa mengawasi kalian
2. Mu’ahadah
Visi àCapaian target jangka panjang.
MisiàRealisasi untuk mencapai visi
RESPECT (Religion,Education,Succeeding,Productive,Exercise,Caring,Truthful)
3. Muhasabah
1. Tandai dalam catatan program mana yang gagal dan mana yang berhasil.
2. Analisis faktor kegagalan dan keberhasilan.
4. Mu’aqabah
Punsihment dalam bentuk yang positif sebagai bentuk konsekuensi dari target yang ditinggalkan
5. Mujahadah
“Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh dalam Kami, pasti akan Kami tunjukkan kepadanya jalan-jalan Kami”. (Al Ankabut :69)
Al Waktu Kasyaif à seorang muslim wajib menghargai waktu, karena waktu tidak akan terulang kembali dan setiap detik terlewat maka rugilah kita.
Membuat capaian intelektual dan fisik.
Ex. Membaca buku diktat kuliah, buku Islami, tahfidzul Qur’an, shalat berjamaah tepat waktu, menjaga pencernaan,organisasi/kepanitiaan,latihan coding,berdiskusi,dan lain-lain.
Orang Jawa standar laki-laki harus memenuhi 4 hal : Gawean, Garwa, Putro, Turangga.
Keutamaan ilmu!
- Sabda Rasulullah “Sesungguhnya para malaikat merendahkan sayap-sayapnya bagi penuntut ilmu karena ridha dengan apa yang dilakukannya.” Nabi SAW bersabda, “Kepergianmu untuk belajar satu bab ilmu lbih baik daripada salatmu sebanyak 100 rakaat.” (Maroji : Al Ihya Ulumuddin – Imam Al Ghazali)
- Abu Darda berkata, “Barangsiapa berpendapat bahwa bepergian untuk belajar ilmu bukan merupakan jihad, maka iapun telah mengalami kekurangan dalam pendapat dan akalnya.”
2. Manajemen waktu
Sean Covey dalam The 7 habits
Manajemen kegiatan padat adalah keranjang berisi batu dan kerikil. Bila dimasukkan kerikilnya dahulu, maka batu yang besar tidak akan bisa masuk, tapi bila batu yang besar terlebih dahulu dimasukkan maka kerikil itupun akan masuk jua. Meski ada yang tidak masuk, tetapi itu tidak penting.
Essensi à Membuat prioritas (hal-hal kecil menjadi besar) seharusnya dari yang besar yang kecil ditinggal pun tidak mengapa.
Penyusunan prioritas :
a. Identifikasi dan klarifikasi mana yang lebih penting dan mana yang kurang penting.
b. Prioritaskan mana yang menjadi “batu besar”
c. Jadwalkan segala hal lainnya.
d. Up Date tiap hari dengan meluangkan waktu beberapa menit untuk muhasabah.
Hadits riawayat Ibnu Abbas r.a bahwasanya Rasulullah bersabda :
“Pergunakanlah lima kesempatan sebelum datang lima kesempatan yang lain: kehidupanmu sebelum datang kematianmu, kesehatanmu sebelum datang sakitmu, kelonggaranmu sebelum datang kesibukanmu, mudamu sebelum datang masa tuamu, dan masa kayamu sebelum masa miskinmu.” (Al Hakim dan Al Baihaqi dalam Al Mustadrak dan Sya’b Al Iman disahihkan Al Albani dlm Shahih Al Jami :1077)
Faktor faktor yang dapat memperkuat cita-cita dan semangat
1. Membaca sirah orang2 salih dan cerita tentang semangat mereka dalam ber-fastabikhul khairat.
2. Meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat.
3. Berdoa kepada Allah dan bersimpuh dihadapan-Nya.
4. Berteman dengan orang2 yang bercita-cita mulia
5. Selalu mengingat hari kiamat, surga, dan neraka.
6. Memaksa jiwa untuk melakukan ketaatan dan kesabaran
7. Selalu mengerjakan amal salih walaupun sedikit
8. Memperbanyak berfikir dalam melaksanakan ketaatan dan berdialog dengan dirinya sendiri tentang masalah itu.
Mengingat akhir yang buruk bagi orang yang menyia-nyiakan waktu
a. Fakhurrazi menghabiskan usianya dalam ilmu filsafat dan logika serta perdebatan sengit serta menolak ilmu syari’at yang bermanfaat seraya berkata :
“Kami tidak bisa mengambil faidah dari pembahasan kami sepanjang umur kami…kecuali kami hanya mengumpulkan kata si ini dan kata si anu…”
b. Penuturan pemuda yang menyia-nyiakan waktu. Saat sebelum mati dia menyuruh untuk mengambilkan mushaf seraya berkata “Aku mengingkari apa isi yang ada dalam kitab ini.” Kemudian dia mati.
c. Kisah seorang penganggur yang sibuk dengan anak2nya. Sebelum mati dia tidak mengucap Laa ilaaha ilallah tapi
Wahai Aslam tempat istirahatnya orang sakit
Wahai penyembuh orang yang sakit parah
Aku mengharapkan ridhamu dalam hatiku
Dari rahmat Pencipta yang Agung
d. Orang yang di usianya hanya mengumpulkan harta. Karena ia seorang penjual pakaian, sebelum mati dia tidak mengucap kalimat Laa ilaaha ilallah tetapi, “Pakaian lima real, pakaian sepuluh real.Ini baju bagus…”
Naudzubillah, semoga kita terhindar dari kisah-kisah diatas.
Salah satu untuk menghindari kebosanan dalam kegiatan sehari-hari yaitu dengan mengikuti berbagai kegiatan. Misalnya dari rincian capaian target bisa dibuat, Setelah subuh tadarus Al Qur’an,shalat dhuha dan dzikrullah, kuliah, bila ada jam kosong pergi ke perpustakaan, sorenya berorganisasi, dan malamnya dibuat untuk belajar serta qiyaumul lail, atau tiap minggu diadakan rihlah juga mentoring/halaqoh untuk menjaga kualitas diri, pengajian, dan lain-lain.
Ikhtisar tips manajemen waktu
1. Mengingat mati dan saat2 yang menakutkan
2. Menjauhi perdebatan
3. Mengadakan kompetisi (fastabikhul khairat ) dalam bidang akademik dan ibadah.
4. Bermuhasabah
5. Berniat baik dalam setiap amal perbuatan
6. Cemburu jika waktu terbuang sia-sia
7. Membuat program computer mengenai islam
8. Banyak berdzikir kepada Allah
9. Membunuh segala faktor kebosanan
10. Membaca dan menuntut ilmu
11. Berorganisasi dan bermuamalah
12. Memerangi hawa nafsu
13. Tidak menunda berbuat baik
14. Mengadakan kajian ilmiah rutin
15. Memperbanyak ziarah kubur,
16. Dll.
Berbagai kisah kisah Ulama Salaf dalam memanfaatkan waktu adalah beliau selalu menghindari makan dan minum serta tidur untuk mencari ilmu dan menghasilkan karya-karya yang hebat. Seperti Fathul Bari oleh Ibnu Hajar Al Atsqalani, Ibnul Qayyim yang menghasilkan banyak sekali karya-karya fenomenal, dan lain-lain. Bahkan suatu kisah Ulama tidak pernah tidur, akan tetapi obat tidurnya beliau gunakan untuk membaca buku Islami, serta menghasilkan karya-karya Islami. Dan orang-orang yang mempunyai ghirah dan benar-benar dalam jalan Allah, maka Allah akan tunjukkan jalan-Nya kepada hamba-Nya.
3. Metoda kepemimipinan
1. Dengan melatih diri untuk aktif dalam perdiskusian, dalam rapat, dan aktif dalam berorganisasi
2. Untuk mengubah atau memimpin orang lain (kelompok), terlebih dahulu pimpin dan ubahlah diri sendiri.
3. Mengikuti training tentang Public Speaking, Manajemen Sumber Daya Manusia dan bagaimana cara menjadi pemimpin yang bijak.
4. Selalu menjadi agen untuk perubahan, sehingga bisa merubah lingkungan didekatnya.
5. Dan lain-lain….
Popularity: 5% [?]
No related posts.





