Panduan Perencanaan Strategi Online Marketing (Online Marketing Game Plan)
Sekarang sudah era-nya belanja tak lagi pergi ke mall atau toko-toko tapi cukup di depan laptop, browsing dan pilah pilih kalau udah ketemu barang yang mau dibeli cukup masuk ke internet banking application dan lakukan transaksi online. Cepat, mudah, murah, dan hemat adalah salah satu kelebihannya. Pada pembahasan kali ini, sebagai kelanjutan dari seri Online Marketing, saya akan menjelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan bagi perusahaan yang akan memasuki dunia permainan bisnis online yang layaknya hutan belantara. Bila langsung masuk tanpa memiliki panduannya, kemungkinan akan tersesat atau bahkan dimangsa oleh predator lain. Tak jauh dari kehidupan hutan, di dunia nyatapun tak kalah pentingnya kita perlu merencanakan (melakukan planning) bagaimana agar memenangkan kompetisi bisnis melalui teknologi internet. Bagi perusahaan yang sudah besar level enterprise atau perusahaan kecil dan menengah bahkan startup company wajib mempersiapkan amunisi dan mengasah “parang” (baca : memikirkan strategi) sebelum terjun ke ranah medan peperangan di belantara maya. Are you reading for the game? let start now!
Sudahkah Anda mengetahui bahwa 94% konsumen, online terlebih dahulu sebelum membeli? sudahkah mengetahui istilah “brick and mortar” dimana mal belanja sudah semakin sepi? ya, inilah fenomena dimana belanja dengan datang ke mall sudah bukan zamannya lagi. Situs-situs jual beli terbesar dunia semisal Amazon.Com atau situs pelelangan e-Bay menjadi favorit setidak-tidaknya dimulai beberapa tahun lalu. Tapi bagaimana dengan imbasnya di Indonesia? tak jauh berbeda dari itu. Sekarang semakin berkembang suatu teknologi, semakin mempermudah segala aktivitas karena memang tingkat aksesibilitas dan mobilitas tinggi, didukung dengan kemudahannya menjadi favorit dan dambaan bagi setiap orang. Lalu bagaimana perusahaan menyikapi hal ini? Menurut saya pribadi (didukung dengan beberapa referensi baik jurnal, buku, maupun browsing internet) bahwa sudah saatnya perusahaan Go Online (saudaranya Go Public)..hehe..Caranya bagaimana ya? Berikut ini saya kutipkan dari “The Small Business Online Marketing Guide” dari Google.

1. Tentukan Tujuan
Namanya tujuan, pasti ujungnya banyak dan inginnya yang baik-baik. Tapi agar lebih sederhana, secara bertahap tetapkan tujuan perusahaan Anda mengapa harus menggunakan teknologi internet (online). Misalnya apakah untuk mendatangkan pengunjung sebanyak-banyaknya pada website perusahaan? apakah mencari pelanggan sebanyak mungkin yang berlangganan newsletter? atau mencari pengunjung yang mau mendownload katalog produk? Tentukan target utama perusahaan, misalnya dalam satu bulan website harus dikunjungi oleh minimal 10.000 visitors.
2. Identifikasi Target
Identifikasi secara jelas siapa pembeli yang ingin Anda jangkau. Apa yang paling disukai dari pembeli?Apa saja masalah-masalah mereka?Apakah mereka pernah membeli produk di perusahaan Anda?apakah mereka saat ini membeli pada kompetitor Anda? pertimbangkan pula jenis kelamin, hobi, lokasi, dan spesifikasi lain, ini semua agar membantu perusahaan Anda menentukan cara terbaik untuk menjangkau mereka.
3. Pelajari pelanggan Anda saat ini
Setelah tahap identifikasi diatas, saatnya perusahaan Anda dengan sungguh-sungguh mempelajari secara lebih jauh bagaimana pelanggan Anda, misalnya menanyakan darimana mendapatkan informasi atau referensi website perusahaan, kemudian tanyakanlan dimana mereka sedang online apakah melalui handphone atau komputer. Lebih jauh lagi, Anda bisa membuat suatu survei online yang tidak perlu detail tapi mewakili keingintahuan perusahaan Anda yang sebelumnya disesuaikan dengan target atau goal yang akan dicapai.
4. Lihatlah kompetitor (pesaing) perusahaan Anda
Tentunya kompetitor (pesaing) Anda juga melakukan hal yang sama yaitu dengan menerapkan strategi-strategi jitu untuk memenangkan kompetisi di ranah maya. Pelajari bagaimana pesaing tersebut menerapkan strategi online marketingnya. Misalnya menggunakan Search Engine Optimization, Social Media Marketing, E-Mail Subscriber, dan lain sebagainya. Minimal perusahaan Anda sudah menerapkan apa yang telah pesaing terapkan, kemudian baru lakukan terobosan-terobosan lain yang unik dan berbeda dari pesaing Anda.
5. Tentukan Strategi
Diferensiasi dan kreatifitas dalam menciptakan strategi OUT OF THE BOX menjadi kuncinya disini. Selain strateginya HARUS RAHASIA, juga tepat mengenai sasaran dan cepat menyambar lawan hingga pesaing Anda gelagapan. Lalu terus tunjukkan strategi berbeda lainnya sehingga pesaing akan susah mengejar strategi perusahaan Anda (tetapkan mindset bahwa pesaing Anda harus selalu menjadi market follower).
6. Catat dan Evaluasi Hasilnya
Mungkin salah satu kesulitan terbesarnya bagaimana cara melakukan tracking hasil dari strategi online marketing yang sudah ditetapkan. Nah, hal ini sebenarnya sudah terselesaikan berkat adanya aplikasi Web Analytics seperti Google Analytics, Omniture, Yahoo Page Analytics, dan lain sebagainya, baik yang free maupun Open Source. Lakukan monitoring secara rutin dan catat progressnya. Apabila target belum tercapai, lanjutkan dengan evaluasi pada bagian mana penyebab target tidak tercapai. Namun apabila target sudah tercapai, jangan berlengah diri. Lanjutkan dengan target-target dan tujuan lainnya dan mulai lagi dari langkah pertama diatas.

Nah, 6 langkah diatas semoga bisa membantu Anda secara sistematis dari sisi konsep untuk merencanakan online marketing program bagi perusahaan Anda. Sumber yang saya pelajari dari e-book Google yang berjudul “The Small Business Online Marketing Guide”. Lebih jauh lagi, dunia Online Marketing Strategy memang sangat menyenangkan dan semakin mendalami semakin kita masuk ke samudra yang luas atau belantara hutan lebat. Tapi dengan adanya petunjuk dan panduan yang sistematis, mempermudah kita menentukan dan mencapai apa yang menjadi tujuan utama perusahaan. Selamat mencoba dan bereksplorasi!
Karanganyar, 23 November 2011.
Popularity: 16% [?]
Related posts:





