Re-Branding Your Own Website(s) in Social Media to Leverage Visitors Amount (Bag 1)
Mohon maaf ya pembaca, susah juga nyari judul yang pas pake bahasa indonesia. Bukan kok bermaksud nggaya atau keren-kerenan, tp emang judul postingan ini lebih tepat kalau menggunakan bahasa inggris. Intinya begini, sobat pasti udah pernah tau kan manfaat besar dari Social Media Network (jejaring media sosial) seperti facebook dan twitter? Bagi yang biasa-biasa saja, facebook-an atau twitter-an merupakan aktivitas sehari-hari untuk bercengkerama dan berbagi dengan teman kita (yang jauh jadi dekat, eh tapi yang dekat jadi jauh)..hehe..soalnya pada asyik sendiri pegang hape buat pesbuk-an atau twitter-an. Tapi bagi seorang online marketer, jejaring sosial ini menjadi tools yang ampuh untuk mendongkrak popularitas (baca:brand) dari produk yang mereka tawarkan. Lalu seberapa penting jejaring sosial ini untuk meningkatkan jumlah pengunjung dan bagaimana suatu produk, atau bahkan personal, perusahaan, bahkan komunitas menjadi sebuah trendsetter bagi banyak orang? mari kita pelajari secara lebih detil.
Yang namanya ilmu marketing menurut yang saya pelajari, salah satu output yang ingin dicapai oleh marketer adalah brand produk yang menancap kuat di pikiran masyarakat (top brand) dan bagaimana meningkatkan penjualan melalui program pemasaran (marketing plan) yang telah dibuat. Kalau dulu, yang namanya sales representative (istilah beken buat yang jual2 ke calon pelanggan) harus kesana kemari menawarkan produknya atau siang-siang membuka stand di pusat keramaian dengan harapan banyak customer yang mau menjadi pelanggannya. Tetapi agaknya sekarang jaman sudah berubah karena selain cara-cara konvensional diatas, muncul istilah baru seiring perkembangan teknologi internet (tentunya) bagi para marketer. Apa aja istilahnya? cukup banyak lho, misalnya online marketer, online strategist, social media head, online media specialist, dan segudang istilah baru lainnya. Tapi ternyata orang-orang seperti ini sekarang masih jarang dan banyak diburu oleh perusahaan yang ingin meningkatkan brand produknya, atau meningkatkan tingkat konversi dari seorang pengunjung halaman web/social media menjadi seorang pembeli dan pelanggan.
Nah, sesuai dengan judul diatas, re-branding website bagi perusahaan atau personal menjadi wajib dan perlu dilakukan dan salah satu marketing channelnya ya apalagi kalau bukan melalui media jejaring sosial atau istilah “krama inggil”-nya SOCIAL MEDIA MARKETING. Saat ini, sudah tak asing lagi kita menjadi fan pages suatu komunitas, para artis, layanan produk tertentu, dan lain sebagainya. Intinya, kekuatan sosial media menjadi faktor pengali (leverage factor) yang sangat besar untuk melakukan promosi yang bahkan biayanya hampir nol alias gratis. Coba deh bayangin kalo harus numpangin iklan di koran, TV, atau bahkan yang lebih ekstrim door-to-door. Cukup kita buat fan pages, trus kita ajakin temen2 nge-LIKE suatu pages pasti akan lebih beres. Selain fan pages, ups…jangan lupa kekuatan si kicau burung yang layaknya berkicau diseluruh antero jagat menyebarkan berita entah yang faktual atau cuma tipu-tipu belaka. Cukup kita update status atau produk baru di twitter, trus liat aja ntar juga ada yang nge-retweet dan bagi para followers yang mencapai puluh ribuan, maka berita ini akan sampai tak lebih dari hitungan detik atau menit. Lihatlah pembaca, the power of million people are connected in a minute! Apakah kita twitter-an bayar? nggak kan. Lha kalau yang nggunain twitter itu perusahaan corporate untuk ngenalin produk barunya ke para pelanggannya, berapa biayanya? ya pasti murah banget! btw, udah tau MAICIH ? (keripik pedas dengan level2 kepedasan yang buat lidah jadi merah). Nah, program pemasarannya pake jejaring sosial lho, tepatnya di twitter dan sekarang ditambah facebook. Cukup update status dimana posisi mobil yang jual maicih, dan BOOOOMMM, banyak yang antri buat beli di lokasi tersebut!! sungguh terlalu, eh sungguh keren ya…
Oke dah, cukup-cukup intermezzonya. Pasti ada yang tanya, intinya apa nih man tulisan yang km buat? intinya adalah jadikan social media sebagai alat yang baik untuk menjadikan personal branding atau meningkatkan brand bagi produk perusahaan sehingga brand awareness akan menjadi lebih kuat menancap di hati dan benak pelanggan. Layaknya kicauan burung yang nge-tweet, kekuatan -buzz marketing (word of mouth)- dari mulut ke mulut akan lebih maknyuss kalau memanfaatkan jejaring sosial tersebut. Melalui sosial media inilah kekuatan banyaknya visitor akan menjadi tidak terbatas yang kelak melakukan akses ke halaman website yang Anda buat. Lebih murah dan lebih mudah serta yang tak kalah penting adalah informasi yang tampil ( jumlah impressions) ke orang juga menjadi lebih banyak.
Sebagai contoh, mari pembaca buka komunitas fan pages-nya MAICIH (http://www.facebook.com/maicih) (ini contoh lho ya, bukan kok ane fanatik berat ama maicih). Ternyata yang nge-like buanyak juga ya. Ada sekitar 47-ribuan dengan tingkat pembicaraan di komunitas sebesar 2-ribuan. (Btw, nanti di postingan lain ane jelasin bedanya “LIKE THIS” dan “TALKING ABOUT THIS” untuk mengukur efektifitas suatu fan pages, semoga gak males2an nulis nih). Nah, ternyata brand maicih terkenal melalui jejaring sosial semisal facebook dan twitter. Dan tak pelak lagi, banyak orang yang berbondong-bondong pengen dateng ke stand mobil-nya maicih (emang jitu jg krn buat penasaran banyak orang). Ini hanya satu contoh wahai pembaca! lalu bagaimana dengan Anda ? sudahkah melakukan re-branding produk Anda atau bahkan personal branding Anda di social media? apalagi dengan jutaan orang terkoneksi secara mudah dan gratis untuk menyebarluaskan suatu informasi dari Anda! hmm, tunggu kisah selanjutnya, bagaimana memanfaatkan tools INTERNET ANALYTICS (semisal Google Analytics) untuk mengukur efektifitas marketing program pengakses halaman blog kita, fan page, komunitas, atau website suatu perusahaan.
Sudah siapkah me-rebranding website Anda untuk tujuan marketing atau tujuan baik lainnya? dan tingkatkan jumlah visitor sebanyak-banyaknya lalu tunggu postingan selanjutnya, bagaimana mengelola visitor ini agar terkonversi menjadi seorang pelanggan atau pembeli.
To Be Continued….
Popularity: 22% [?]
No related posts.








3 Comments on “Re-Branding Your Own Website(s) in Social Media to Leverage Visitors Amount (Bag 1)”
wah..emang udah saatnya nih kita goes to social media dan rebranding web yang kitapunya. salah kenal mas
salam kenal jg mas….tunggu jg beberapa artikel saya di bidang social media marketing yg fokus pd Web Analytics…
hati2 juga buat yg jualan online, kemarin liat mobil maichi ditangkap polisi….
alasan karena jualan g ada ijin….